Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Lapangan Pesona Bahari di Kumai Hilir Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat dipenuhi semangat sportivitas pada pembukaan KiM Property Cup. Turnamen bola voli yang mempertemukan 20 tim putra dan putri tidak hanya menjadi panggung kompetisi para atlet, tetapi juga menghadirkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut bertumbuh bersama.
Sebanyak 12 tim putra dan delapan tim putri ambil bagian dalam turnamen yang menyediakan total hadiah Rp40 juta. Kehadiran puluhan tim dari berbagai daerah memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap cabang olahraga bola voli, terlebih menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah.
Sejak pertandingan dimulai, ratusan penonton memadati arena pertandingan di Lapangan Pesona Bahari, Jalan H.M. Taher Nomor 35, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai. Sorak-sorai penonton menciptakan atmosfer kompetisi yang hidup sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkumpul menikmati pertandingan.
Ketua Panitia yang juga Wakil Direktur KiM Property, Wardiman, mengatakan penyelenggaraan turnamen merupakan arahan langsung Owner KiM Property, Rangga Lesmana, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Menurut Wardiman, KiM Property ingin menghadirkan wadah bagi atlet-atlet voli untuk mengasah kemampuan melalui pertandingan yang kompetitif. Kesempatan bertanding dinilai penting untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi ajang yang lebih tinggi.
“Dalam masa persiapan Porprov, KiM Property ingin hadir memberikan ruang bagi para talenta bola voli. Kami berharap turnamen ini menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi,” kata Wardiman, Rabu (29/7), malam.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Stan-stan UMKM yang menjual makanan, minuman, dan aneka jajanan tampak ramai dikunjungi penonton sepanjang pertandingan berlangsung.
Menurut Wardiman, keterlibatan UMKM memang menjadi bagian dari konsep penyelenggaraan KiM Property Cup. Kehadiran para pedagang diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi sehingga manfaat turnamen tidak hanya dirasakan para atlet, tetapi juga masyarakat sekitar.
KiM Property Cup memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi penggerak kebersamaan sekaligus pendorong ekonomi lokal. Di tengah riuh pertandingan, geliat UMKM dan antusiasme masyarakat menjadi gambaran bahwa sebuah turnamen mampu menghadirkan manfaat yang melampaui lapangan pertandingan.
Melalui kolaborasi antara pembinaan olahraga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, KiM Property berharap turnamen ini dapat menjadi agenda berkelanjutan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat denyut ekonomi lokal di Kecamatan Kumai. (ko)







