MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara baru saja membongkar kasus penimbunan dan pengangkutan ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) skala besar di wilayah Muara Teweh. Praktik culas yang digagalkan tim gabungan kepolisian ini menyasar BBM yang rencananya akan diselundupkan dan dijual keluar daerah Kabupaten Barito Utara, Minggu (9/8).
Pengungkapan kasus penimbunan BBM ilegal ini langsung mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, termasuk dari lembaga legislatif daerah. Ardianto, seorang anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Partai Demokrat, dengan tegas memberikan apresiasi tinggi kepada aparat kepolisian yang bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Menurut Ardianto, langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Barito Utara sudah sangat tepat mengingat situasi pasokan energi di dalam kabupaten sendiri masih mengalami kekurangan. Tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang menimbun dan melempar pasokan keluar daerah dinilai sangat memberikan dampak negarif pada masyarakat lokal.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian yang sigap membongkar praktik penimbunan BBM ini. Tindakan tegas seperti ini memang sangat dibutuhkan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan migas,” ujar Ardianto pada Rabu (12/08).
Politisi Partai Demokrat ini juga menambahkan bahwa kelangkaan energi yang kerap dikeluhkan oleh warga di tingkat pengecer dan SPBU salah satunya dipicu oleh ulah para penimbun. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengawalan ketat agar distribusi energi pokok ini benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Barito Utara.
“Di daerah kita sendiri saja pasokan BBM saat ini masih dirasa kurang dan sering menjadi keluhan masyarakat, kok malah mau dijual ke luar daerah. Ini tentu sangat tidak masuk akal dan merugikan warga lokal yang setiap hari kesulitan mencari bahan bakar untuk aktivitas harian,” tegasnya menambahkan.
Ke depan, pihak legislatif berharap kepolisian dapat terus memperluas penyelidikan guna membongkar jaringan mafia BBM ilegal lainnya yang beroperasi di wilayah hukum Barito Utara. DPRD juga berkomitmen untuk terus mendukung penuh kebijakan penegakan hukum demi menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi bagi masyarakat luas. (bn/ans/ko)







