PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau. Ia menyebut sekitar 90 persen kejadian karhutla di Kobar diduga berkaitan dengan aktivitas manusia.
Menurut Nurhidayah, kebakaran dapat dipicu berbagai aktivitas, seperti membakar sampah, membuka atau membersihkan lahan dengan api, hingga membuang puntung rokok yang masih menyimpan bara di kawasan kering.
“Karhutla ini kebanyakan karena ulah oknum manusia. Mulai dari membakar sampah, membakar lahan, sampai puntung rokok yang belum sepenuhnya dimatikan kemudian dibuang di lahan kering,” tegas Nurhidayah.
Kondisi kemarau membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar. Api yang awalnya kecil dapat cepat menjalar jika tidak segera ditangani.
Karena itu, Nurhidayah meminta masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di lahan, perkebunan, maupun kawasan dengan vegetasi kering. Ia menegaskan pencegahan menjadi langkah penting untuk menghindari kebakaran meluas. “Jangan main-main dengan karhutla,” ujarnya.






