Karhutla Kobar Tembus 4.390 Hektare, 2.896 Hotspot Terpantau

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencapai 4.390 hektare sejak awal 2026. BPBD Kobar juga mencatat 2.896 titik panas (hotspot) hingga 14 September 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kobar Samuel mengatakan data tersebut merupakan rekapitulasi periode 1 Januari hingga 14 September 2026. Data diperbarui pada 14 September pukul 06.20 WIB berdasarkan SiPongi Kementerian Kehutanan dan laporan penanganan BPBD Kobar.

“Total hotspot yang terpantau sebanyak 2.896 titik, sedangkan luas lahan yang terbakar mencapai 4.390 hektare,” kata Samuel.

Karhutla tersebar di enam kecamatan, yakni Arut Selatan, Arut Utara, Kotawaringin Lama, Kumai, Pangkalan Banteng dan Pangkalan Lada.

BPBD Kobar mencatat 370 kegiatan penanganan karhutla hingga 14 September. Dari penanganan tersebut, tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran pada area seluas 789,57 hektare.

Samuel mengatakan pemantauan hotspot dan perkembangan api terus dilakukan. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan pengerahan personel dan peralatan ke lokasi kebakaran.

Selain mengancam lingkungan, karhutla juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat akibat sebaran asap. Karena itu, tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pemantauan untuk mencegah api meluas.

Dengan 4.390 hektare lahan terbakar dan 2.896 hotspot, BPBD Kobar bersama unsur terkait masih berjibaku menangani karhutla dan menekan penambahan titik api. (bob)