Dari Traktor hingga Bioflok, Bambang Purwanto Dorong Pertanian dan Perikanan Kalteng

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com – Penyaluran bantuan berupa Traktor Roda Empat (TR 4) dan kolam bioflok menjadi bagian dari upaya Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Bambang Purwanto, mendorong penguatan sektor pertanian dan perikanan di daerah, Minggu (27/9/2026).

Bantuan tersebut disalurkan kepada sejumlah kelompok masyarakat dan lembaga di Kalimantan Tengah. TR 4 diarahkan untuk mendukung kegiatan pertanian, sedangkan kolam bioflok digunakan untuk pengembangan budi daya ikan air tawar.

Untuk sektor perikanan, bantuan kolam bioflok diberikan kepada Yayasan Pendidikan Islam Bataguh di Kabupaten Kapuas, Pondok Pesantren Kahayan Hilir di Kabupaten Pulang Pisau, serta KUB A’manshurin di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sementara itu, bantuan TR 4 diberikan kepada dua kelompok tani di Kota Palangka Raya, yakni KST (Kerukunan Sedulur Tani) di Kecamatan Jekan Raya dan Kelompok Tani Sejahtera di Kecamatan Bukit Batu.

Penyaluran sarana tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kelompok masyarakat agar dapat mengembangkan usaha berbasis pertanian dan perikanan dengan dukungan teknologi. Bantuan juga diharapkan dapat menunjang kegiatan produksi di tingkat kelompok.

Dalam sektor pertanian, penggunaan traktor dapat membantu kelompok tani dalam pengolahan lahan. Mekanisasi menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan pertanian karena dapat menunjang efisiensi pekerjaan di lapangan.

Adapun kolam bioflok memberikan sarana bagi penerima bantuan untuk mengembangkan budi daya ikan air tawar. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perikanan sekaligus menjadi sarana pengembangan usaha produktif bagi kelompok penerima.

Bambang menempatkan penguatan pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. Menurut dia, peningkatan produksi membutuhkan dukungan sarana serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan sektor pangan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari kelompok tani, pembudidaya ikan, lembaga pendidikan hingga pondok pesantren. Karena itu, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat dikelola secara bersama dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan alat pertanian dan sarana budi daya ikan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemanfaatan yang optimal diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi pertanian dan perikanan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah. (ko)