Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Si jago merah mengamuk di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (6/11/2026) dini hari. Sebuah rumah toko (ruko) semi permanen beserta satu unit sepeda motor yang berada di dalamnya hangus terbakar.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa dini hari itu membuat warga sekitar bergerak cepat melaporkan kejadian kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kobar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, laporan diterima petugas pada pukul 03.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh personel yang sedang bertugas.
“Begitu menerima laporan dari warga, anggota Regu III langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran,” ujarnya.
Respons petugas terbilang cepat. Hanya berselang sekitar lima menit setelah laporan diterima, armada Damkar sudah tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo.
Petugas kemudian berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Dalam laporan penanganan, proses pemadaman berlangsung sekitar 35 menit dengan dukungan dua unit kendaraan suplai air, yakni unit 013 dan 015.
Akibat kejadian tersebut, satu bangunan ruko semi permanen mengalami kerusakan akibat terbakar. Tak hanya bangunan, satu unit sepeda motor yang berada di dalam ruko juga ikut dilalap api hingga hangus.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, pemilik bangunan harus menanggung kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dwi Agus menyampaikan, berdasarkan kronologi sementara yang diterima pihaknya, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di bagian depan bangunan. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Seluruh personel kemudian kembali ke Markas Komando Damkar Kobar. Petugas tercatat tiba di mako sekitar pukul 04.00 WIB setelah menyelesaikan penanganan di lokasi kejadian.
Dwi Agus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Kabel yang sudah usang, sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Ia juga mengimbau warga segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Kecepatan laporan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas dan menekan kerugian.






