PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com — Seekor orangutan jantan bernama Bara dievakuasi dari kawasan Km 8 Mendawai Seberang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Satwa seberat 56 kilogram itu ditemukan dengan sedikit luka pada telapak tangan dan kaki.
Evakuasi dilakukan tim Rescue SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun bersama OF-UK. Bara diperkirakan berusia sekitar 22 tahun dan saat ini diamankan di Kantor SKSDA Wilayah II untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, S.Hut., melaporkan penyelamatan tersebut kepada Kepala Balai KSDA Kalimantan Tengah.
“Tim Rescue SKSDA Wilayah II bersama OF-UK telah berhasil mengevakuasi satu individu orangutan,” kata Handi dalam laporannya.
Bara merupakan orangutan jantan dengan berat 56 kilogram. Petugas mencatat terdapat sedikit luka pada telapak tangan dan kaki saat satwa tersebut dievakuasi.
Penyelamatan Bara berlangsung ketika Kotawaringin Barat masih menghadapi karhutla dan kabut asap di sejumlah wilayah. Kebakaran hutan dan lahan dalam kondisi seperti ini menjadi perhatian dalam upaya perlindungan habitat satwa liar.
Namun, laporan KSDA belum menyebutkan bahwa luka pada Bara disebabkan oleh karhutla. Penyebab luka dan alasan satwa tersebut berada di kawasan Mendawai Seberang masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Lokasi evakuasi berada di Km 8 Mendawai Seberang dengan titik koordinat -2.662517, 111.609619. Setelah diamankan, Bara dibawa ke Kantor SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun.
Kondisi Bara selanjutnya akan dipantau oleh petugas konservasi. Penanganan itu diperlukan untuk memastikan kondisi fisiknya sebelum menentukan langkah berikutnya terhadap satwa tersebut.
Evakuasi Bara menunjukkan tantangan perlindungan satwa liar di tengah persoalan karhutla di Kobar. Selain berdampak terhadap aktivitas masyarakat, kebakaran dan perubahan kondisi habitat juga menjadi persoalan bagi satwa yang bergantung pada kawasan hutan sebagai ruang hidupnya. (Ko)






