Legislator Barito Utara Apresiasi Bunda PAUD, Perkuat Pendidikan Karakter Anak

oleh
oleh
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Neni Trianawati
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Neni Trianawati

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Neni Trianawati SE MAP, memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Dashboard Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan (PPKPSP), di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan strategis dibuka Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin tersebut, dinilai sebagai langkah taktis dalam menjawab tantangan krisis karakter anak di era digital. Sri Neni memandang, kehadiran instrumen dashboard digital ini sangat krusial agar proses evaluasi dan rekam jejak pembentukan karakter siswa dapat terpantau secara terukur.

Dia menilai, inisiatif penerapan sistem terintegrasi ini di seluruh satuan pendidikan merupakan wujud komitmen yang patut didukung penuh. Penguatan nilai-nilai kebaikan melalui program ‘Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ diharapkan tidak sekadar menjadi aturan di atas kertas, tetapi benarbenar diimplementasikan secara masif di lapangan.

“Kami di lembaga legislatif sangat mendukung pelaksanaan Bimtek PPKPSP ini. Pemanfaatan dashboard digital adalah, langkah maju agar pemantauan pembentukan karakter anak di sekolah menjadi lebih transparan dan berbasis data riil,” ujar Sri Neni.

Melalui fungsi pengawasannya, DPRD Barito Utara juga menyatakan, siap mengawal eksekusi program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh pihak sekolah, guru, hingga para peserta didik di seluruh penjuru daerah.

Sri Neni berharap, seluruh satuan pendidikan dapat disiplin mengoptimalkan pengisian data di dashboard tersebut secara berkala. Pasalnya, basis data yang valid kelak akan menjadi rujukan utama bagi DPRD dan Pemkab Barito Utara dalam merumuskan arah kebijakan serta memplot postur anggaran pendidikan yang tepat sasaran.

“Pendidikan karakter tentu tidak bisa hanya dibebankan sepenuhnya kepada guru di sekolah, melainkan menuntut sinergi erat dengan orang tua di rumah. Kami di DPRD siap berkolaborasi bersama Pemkab dan Bunda PAUD dalam memastikan ekosistem pendidikan karakter ini berjalan selaras dan berkelanjutan,” pungkasnya.(bn/ko)