PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu penerbangan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Jadwal penerbangan NAM Air kembali dibatalkan hingga 2 November 2026 karena kondisi tersebut berdampak pada keselamatan operasional penerbangan.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, menyampaikan pemberitahuan pembatalan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Berdasarkan pengumuman otoritas Bandara Iskandar, penerbangan NAM Air dibatalkan pada 26–31 Oktober dan 1–2 November 2026.
Selain NAM Air, asap juga berdampak pada jadwal penerbangan Batik Air. Dalam pemberitahuan yang sama, penerbangan maskapai tersebut dijadwalkan batal pada 24–25 Oktober 2026. Kondisi ini membuat calon penumpang perlu menyesuaikan rencana perjalanan dan memastikan status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
Otoritas bandara menempatkan keselamatan penumpang dan kru sebagai pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Penumpang NAM Air dapat menghubungi layanan pelanggan melalui nomor 6804-100-7788 untuk menanyakan perubahan jadwal (reschedule) atau pengembalian dana (refund).
Pembatalan penerbangan ini menambah dampak kabut asap terhadap transportasi udara di Pangkalan Bun. Otoritas bandara mengimbau penumpang mengikuti informasi resmi dari maskapai dan mengonfirmasi jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara, terutama bagi pemegang tiket hingga 2 November 2026. (bob)






