Kabut Asap Karhutla Bikin CFD Pangkalan Bun Sepi, UMKM Terancam

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Sepinya pengunjung Sunday Morning dan Car Free Day (CFD) di Pangkalan Bun Park berpotensi menekan penjualan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Disperindagkop UKM Kobar, Fitriyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai penurunan omzet UMKM akibat kabut asap. Namun, berkurangnya pengunjung di ruang publik menunjukkan aktivitas masyarakat di luar rumah mulai terbatas.

“Kalau laporan dari pelaku UMKM secara resmi tidak ada. Tetapi, kalau melihat kondisi umum seperti area Sunday Morning atau CFD di Pangkalan Bun Park, pengunjung agak sepi atau berkurang karena membatasi aktivitas di luar rumah akibat asap dampak karhutla,” kata Fitriyana, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, penjualan daring dapat menjadi alternatif bagi UMKM untuk tetap menjangkau konsumen. Pemkab Kobar juga memberikan pendampingan rutin bersama perbankan guna meningkatkan kapasitas usaha dan membantu pelaku UMKM mengakses pembiayaan resmi. Ia mengingatkan pelaku usaha agar menghindari rentenir dan pinjaman online ilegal.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama sejumlah instansi menggelar pasar inflasi untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Fitriyana berharap karhutla segera terkendali sehingga kabut asap berakhir, aktivitas masyarakat kembali normal, dan penjualan UMKM meningkat. (bob)