ANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menyelamatkan 12 individu orangutan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) selama Agustus hingga Oktober 2026. Jumlah tersebut termasuk orangutan dari kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II Pangkalan Bun, Handi Nasoka, menyampaikan informasi tersebut pada Selasa (27/10/2026). Menurutnya, petugas juga menangani satwa lain, seperti trenggiling, kukang, dan beruang.
“Untuk orangutan di wilayah Kobar, kita ada merescue sebanyak 12 individu dari bulan Agustus sampai Oktober. Dua belas individu termasuk yang dari Tanjung Puting,” kata Handi.
Karhutla menjadi ancaman bagi habitat satwa liar karena dapat merusak vegetasi, mengurangi sumber pakan, dan mengganggu ruang hidup. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan terhadap orangutan dan satwa lain yang bergantung pada ekosistem hutan.
Namun, belum ada keterangan terperinci yang memastikan seluruh orangutan tersebut diselamatkan akibat karhutla. Data mengenai lokasi penyelamatan, kondisi satwa, serta jumlah trenggiling, kukang, dan beruang yang ditangani juga belum dirinci.
Perlindungan habitat dan pencegahan kebakaran menjadi bagian penting dalam menjaga kelangsungan hidup satwa liar. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan penyelamatan dan pemantauan satwa di kawasan rawan karhutla. (bob)






