Ikuti Penilaian Posyandu se-Kalteng, Barito Utara Paparkan Integrasi Pelayanan Dasar

oleh
oleh
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, memimpin pemaparan Tim Pembina Posyandu dari Aula Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/10).
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, memimpin pemaparan Tim Pembina Posyandu dari Aula Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/10).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara dalam memperkuat garda terdepan pelayanan masyarakat kembali dibuktikan. Tim Pembina Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) setempat, sukses mengikuti tahap Penilaian Wawancara Lomba Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 secara virtual dari Aula Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/10).

Penampilan tim di hadapan dewan juri provinsi tersebut, dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin. Keikutsertaan dalam ajang bergengsi ini, menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan posyandu melalui langkah konkret, bukan sekadar tataran konsep di atas kertas.

Dalam paparannya, Maya Savitri menegaskan, penguatan posyandu merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Barito Utara. Menurutnya, fungsi posyandu kini telah bertransformasi, bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, melainkan sebagai pusat integrasi pelayanan dasar yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga.

“Posyandu adalah garda terdepan dalam mendeteksi berbagai persoalan sosial di masyarakat. Melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas kader, kami memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat dari pusat kota hingga pelosok desa,” ujar Maya Savitri usai mengikuti sesi wawancara.

Ia menambahkan, komitmen Pemkab Barito Utara tersebut ditopang oleh tiga pilar utama, yakni penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, serta integrasi enam bidang SPM.

Keenam bidang krusial itu meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, serta urusan sosial.

“Kami sangat menyadari bahwa pelayanan dasar tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, sehingga integrasi lintas sektor menjadi kunci. Melalui Posyandu 6 SPM, kami memastikan setiap kebutuhan warga terlayani secara terpadu dan berkelanjutan,” jelasnya merinci program tersebut.

Sesi penilaian virtual ini, dimanfaatkan secara maksimal oleh Tim Pembina Posyandu Barito Utara untuk memaparkan deretan inovasi, capaian, serta strategi penguatan kelembagaan yang telah dieksekusi. Momentum ini sekaligus menjadi pendorong semangat sinergi antara pemerintah daerah, puskesmas, pemerintah desa, kader, dan masyarakat itu sendiri.

“Melalui penilaian ini, kami berharap sinergi tim pembina semakin solid guna menghadirkan pelayanan terintegrasi yang berkualitas. Tujuannya jelas, yakni menekan angka stunting, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan memajukan kualitas hidup masyarakat Barito Utara ke depannya,” pungkas Maya Savitri. (ren/ko)