Bupati Shalahuddin Respons Keluhan Warga Tangani Jembatan Jambu, Pasang Jembatan Bailey 24 Meter

oleh
oleh
Proses pemasangan jembatan Bailey di RT 05 Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, pekan lalu. Penanganan cepat ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang direspons Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT.
Proses pemasangan jembatan Bailey di RT 05 Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, pekan lalu. Penanganan cepat ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang direspons Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT.

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT bergerak cepat merespons keluhan warga, terkait jembatan rusak di RT 05, Kelurahan Jambu. Tanpa menunggu lama, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara ini, langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Jembatan tersebut, sebelumnya dilaporkan rusak parah dan dinilai sudah tidak layak untuk dilintasi. Kondisi ini sangat mengganggu mobilitas harian warga, sehingga penanganannya menjadi prioritas mendesak bagi pemerintah daerah.

Menindaklanjuti arahan bupati, tim teknis Dinas PUPR langsung diterjunkan ke lapangan. Tahapan pengerjaan diawali dengan mobilisasi alat berat menuju titik lokasi, disusul penyiapan area kerja agar proses perbaikan berjalan lancar dan aman.

Sebagai solusi cepat, petugas merakit dan memasang jembatan Bailey untuk mendukung akses masyarakat. Konstruksi baja darurat ini dipilih sebagai penopang sirkulasi lalu lintas warga sembari menunggu penanganan permanen rampung sepenuhnya. Berdasarkan data teknis, jembatan di Kelurahan Jambu ini, rencananya membentang sepanjang 24 meter dengan lebar 4,2 meter dan ditargetkan selesai pada pertengahan November 2026.

Bupati Shalahuddin menegaskan, perbaikan infrastruktur di RT 05 Kelurahan Jambu merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kerusakan jembatan ini sudah menjadi keluhan warga, saya minta jajaran PUPR tidak menunda-nunda. Kebutuhan warga harus segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama,” tegas Bupati Shalahuddin, belum lama ini.

Ia juga mengingatkan, agar penanganan infrastruktur tidak dikerjakan asal-asalan. Setiap tahapan harus mematuhi kaidah teknis dan standar keselamatan kerja demi menghindari risiko bagi pengguna jalan maupun pekerja. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tepat sasaran dan bukan sekadar formalitas.

Aksi cepat tanggap ini menuai apresiasi luas di kalangan masyarakat. Raminda, salah seorang warga RT 05 Manggala, Kelurahan Jambu, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara serta jajaran Dinas PUPR.

“Kini kami merasa aman saat melintasi jembatan tersebut. Semoga ke depannya jembatan baru ini bisa kami rawat bersama- sama untuk waktu yang lama,” ungkap Raminda.

Langkah strategis Pemkab Barito Utara ini diharapkan, segera memulihkan akses antarwilayah di Kelurahan Jambu.

Dengan infrastruktur yang kembali andal, urat nadi perekonomian, mobilitas pendidikan, dan keseharian masyarakat dipastikan akan berjalan semakin lancar. (ren/ko)