Kelotok Karam, 14 Pelajar Nyaris Tenggelam

oleh
oleh
ILUSTRASI TENGGELAM (JAWA POS)

kaltengonline.com – Diduga akibat kelotok yang ditumpangi karam, 16 pelajar SMP 4 Arut Selatan nyaris tenggelam di Daerah Aliran Sungai Arut Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Beruntung para pelajar yang didominasi anak perempuan ini bisa berenang. Namun kondisi pakaian seragam serta buku pelajarannya basah. Begitupula sang motoris kelotok juga mampu menyelematkan diri. Kejadian ini sendiri terjadi, Rabu (9/11).

Informasi yang diterima Kalteng Pos, bahwa kejadian tersebut begitu cepat sekali dan para penumpang kelotok hanya mampu berenang menuju ketepian. Kala itu sang motoris kelotok membawa 14 pelajar ini untuk pulang ke rumah masing-masing usai sekolah. Mereka menyeberang menggunakan kelotok dari Kelurahan Mendawai Seberang menuju ke Kelurahan Mendawai. Tanpa adanya rasa curiga terjadi hal-hal tidak diinginkan. Karena selama ini setiap menyeberang  aman-aman saja. Tetapi saat itu kondisinya memang hujan lebat diikuti ombak yang cukup besar. 

Baca Juga:  Jas Merah Bergema di Sanaman Lampang, Gubernur Ingatkan Jangan Lupakan Sejarah

“Alhamdulillah saya selamat bersama dengan yang lainnya karena langsung berenang kepinggir. Kelotok kena ombak, karena penumpangnya banyak langsung terbalik,” kata salah seorang korban yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasat Pol Air AKP Roni Paslah membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung meminta jajarannya agar melakukan patroli dan mengimbau para motoris untuk selaku waspada dan berhati -hati. Apalagi berkaitan dengan muatan agar tidak melebihi kapasitas. Mengingat kelotok yang digunakan juga terbilang kecil sehingga diduga karena muatannya melebihi kapasitas akibatnya diterjang ombak terbalik.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengadaan life jacket khususnya para motoris dan penumpang. Kami imbau agar tidak menaikkan melebihi kapasitasnya karena sangat berbahaya,” ucapnya.(son/uni/ko)