Kalteng Bakal Jadi Daerah Pertama yang Dimekarkan

oleh
oleh

kaltengonline.com – Isu pemekaran wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berlanjut. Daerah otonomi baru (DOB) Kotawaringin Raya disebut-sebut bakal menjadi wilayah pertama di Indonesia yang akan dimekarkan, jika moratorium pembentukan provinsi baru sudah dibuka kembali oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan ketua presidium daerah persiapan Provinsi Kotawaringin Raya, Rahmat Nasution Hamka.

“Semua persyaratan sudah lama kami siapkan. Informasinya, dari semua yang mengajukan DOB, Kotawaringin Raya yang paling siap. Insyaallah, kalau moratorium dibuka lagi, daerah itu yang lebih dahulu dimekarkan. Kami berharap yang terbaik,” ungkap Rahmat kepada wartawan, Senin (30/10).

Pihaknya berharap pemerintah pusat bisa menetapkan kebijakan terkait pembentukan DOB, dengan membuka moratorium sepenuhnya atau moratorium terbatas, khusus untuk membentuk DOB terhadap daerah-daerah yang strategis dan menjadi prioritas untuk dimekarkan.

Hamka menjelaskan, segala persyaratan untuk membentuk DOB Kotawaringin Raya sudah terpenuhi. Baik berupa kajian kondisi geografis, administrasi wilayah, dan lainnya. Hal itu sesuai dengan peraturan yang ditetapkan undang-undang (UU) terkait pemekaran wila-yah atau pembentukan DOB.

“Kami berharap ketika pemerintah pusat sudah menetapkan kebijakan terkait DOB, Kotawaringin Raya menjadi prioritas,” tuturnya sembari menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga:  Laporkan Ayah Kandung Sebagai Terduga Bandar Besar Narkoba, Seorang Pemuda Dianiaya dan Diancam Dibunuh

“Secara prosedural sudah kami penuhi semua syaratnya, ke Komisi II DPR RI sudah, ke DPD RI sudah, ke Kemendagri juga sudah kami sampaikan, kemudian ke Pak Gubernur, ke Pak Wapres selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Otonomi Baru sekaligus Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menjelaskan, perlu dilakukan penataan lebih lanjut dan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk memekarkan suatu wilayah. Karena itu, pihaknya akan terlebih dahulu melihat dan memastikan apakah Kalteng sudah siap untuk dimekarkan atau belum.

“Kalau sudah siap dan memang terlalu luas seperti Kalteng, kami akan lihat dahulu dari sisi rasionalitasnya, apakah masuk akal dan bisa berkembang jika dimekarkan,” ungkapnya kepada awak media saat kunjungan kerja ke Kalteng, pekan lalu.

Saat itu Ma’ruf secara tegas mengatakan, apabila moratorium sudah dibuka kembali, maka Kalteng merupakan daerah yang diprioritaskan untuk dilakukan pemekaran wilayah. “Kalau dibuka, maka (pemekaran Kalteng, red) menjadi prioritas, tapi kuncinya belum ketemu,” tuturnya. (dan/ce/ram/ko)