Pemkab Gumas Gelar Rakor Intervensi Pencegahan Stunting

oleh
oleh
Sekda Gumas, Richard dan Kepala Bapperida Yantrio Aulia pimpin rapat koordinasi intervensi penekanan stunting.

Kuala Kurun, kaltengonline.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), dalam menekan angka prevelensi stunting di wilayah setempat terus digalahkan. Langkah penekanan tersebut kembali diimplementasikan melalui rapat kordinasi intervensi penekanan stunting yang digelar serentak oleh pemerintah pusat hingga ke perangkat daerah tingkat kabupaten/kota, belum lama ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Richard, menuturkan, intervensi stunting secara serentak ini merupakan kegiatan strategis yang akan dilakukan pemerintah untuk kembali melakukan pemantauan dan penekanan angka stunting di wilayah setempat.

“Kegiatan intervensi serentak penanganan stunting ini tentunya untuk meningkatkan cakupan sasaran ke posyandu dan mendeteksi masalah gizi, serta memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran yang memiliki masalah gizi,” Ujar Richard.

Kegiatan tersebut menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Nomor  400.5.3/3161/Bangda tentang Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil, bayi di bawah lima tahun dan calon pengantin secara berkelanjutan yang akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2024.

Richard mengatakan untuk melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini tentu diperlukan dukungan dari semua pihak mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai pemantauannya. Konvergensi antara semua pihak sangat diperlukan dalam pelaksanaan di lapangan

Ia turut menyampaikan bahwa setelah rapat koordinasi ini, pihaknya dapat segera melaksanakan persiapan dimasing-masing daerah dan mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait untuk pelaksanaan Intervensi serentak pencegahan Stunting. 

“Ada 10 langkah penekanan yang menjadi atensi, salah satunya yakni setiap daerah harus menyiapkan alat ukur, melatih kader, dan memastikan cakupan kehadiran di posyandu saat pelaksanaannya nanti,” tegasnya. (bud)