PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana Banjir Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024, bertempat di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (11/11/2024).
Workshop ini diikuti oleh Dinas/Instansi Pemerintah Provinsi dan juga Kabupaten/Kota, TNI, Polri, Akademisi, Media, NGO/Lembaga/Penggiat Kebencanaan dan Forum PRB (Pengurangan Resiko Bencana).
Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalteng Ahmad Toyib saat menyampaikan laporannya mengatakan bahwa maksud dari workshop penyusunan rencana kontingensi bencana banjir Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024 ini yakni menindaklanjuti pelaksanaan Permendagri No 101 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar (SPM) dan Dokumen Rencana Kontingensi nantinya dapat menjadi pedoman dalam penanganan bencana banjir di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Tujuan dilaksanakannya workshop ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dan kepastian pengerahan sumber daya yang dimiliki. Kemudian, untuk membangun koordinasi dan kerja sama yang konkrit dengan adanya komitmen dari semua pihak terkait dalam penanganan penanggulangan bencana dan mewujudkan terselenggaranya penanggulangan bencana secara terarah, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh dalam melindungi dan menciptakan masyarakat yang tangguh terhadap bencana,” jelasnya.(KO)







