PALANGKA RAYA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sri Widanarni saat membacakan sambutan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng menyambut baik atas terselenggaranya Workshop Penyusunan Rencana Kontigensi Bencana Banjir yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, Senin (11/11/2024).
Menurutnya, kegiatan yang digelar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya ini dipandang sangat perlu untuk mendukung UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Permendagri No 101 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar (SPM) dan Peraturan BNPB No 2 Tahun 2023 tentang Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana.
Dikatakanya, Penyusunan Rencana Kontingensi dianggap perlu dilakukan sebagai salah satu upaya kesiapsiagaan secara terencana untuk menghadapi situasi kedaruratan yang diakibatkan oleh ancaman bencana. Dimana Rencana Kontingensi ini merupakan bagian dari Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana.
“Seperti yang kita ketahui untuk beberapa tahun terakhir kejadian bencana banjir di Kalteng mengalami peningkatan, terutama pada musim penghujan. Kondisi ini terjadi terus menerus, sehingga membuat Pemerintah Daerah dan juga unsur-unsur terkait tidak henti-hentinya melakukan berbagai upaya dan inovasi dalam pengendalian bencana banjir dapat dikendalikan,” katanya.
Untuk diketahui bersama, Rencana Kontingensi merupakan suatu proses dari rangkaian kegiatan partisipatif yang melibatkan para pihak seperti Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha dan Mitra Peduli Bencana guna membangun kesepakatan dan komitmen dari setiap tahapan, dengan penyusunan skenario dan tindakan yang tepat diharapkan dapat mengurangi ancaman serta dampak bencana terhadap masyarakat.
“Dalam kesempatan ini, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak khususnya untuk memberikan data dan informasi yang valid dan akurat sesuai dengan kebutuhan dalam penyusunan rencana kontigensi. Hal tersebut dikarenakan dokumen rencana kontigensi ini ke depannya akan digunakan sebagai acuan atau pedoman pada saat terjadi bencana banjir,“ tegasnya.
Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Deputi Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ardhi Abetriawan, BMKG Palangka Raya Anton Budiono, Kabid SDA PUPR Prov. Kalteng Man Saji, dan dari Perkumpulan Lingkar selaku mitra BNPB Untung Tri Winarso dan Pudji Santoso. Turut hadir pula Pejabat Administrator, Pengawas dan JFT di lingkup BPBPK Provinsi Kalteng.(ko)







