JAYAPURA- Dayung nomor Traditional Boat Race (TBR) meraih medali perak. Raihan tersebut kembali menambah perolehan medali cabang olahraga dayung Bumi Tambun Bungai dari nomor TBR 1000 meter putra setelah sebelumnya sukses diraih nomor kayak 2 dengan medali perak.
Kesuksesan nomor TBR putra ini setelah 12 atlet yang tampil, mengikuti babak penyisihan nomor 1000 meter dan menjadi yang tercepat. Sehingga berhak tampil di partai final yang berlangsung di Teluk Youtefa, Jayapura, Sabtu (9/10).
Pelatih Dayung nomor TBR Silo mengatakan, para atlet sudah memberikan yang terbaik dan sukses meraih medali perak pada nomor TBR 12 cru jarak 1.000 meter putra. Kalteng kalah dari Jawa Barat dan unggul dari Banten yang berada di posisi ketiga.
“Ada tujuh nomor lagi yang akan kita ikut dan harapannya akan ada medali emas yang akan kita raih nanti,” kata Silo kepada media di arena Venue Dayung Teluk Youtefa.
Untuk atlet secara umum sudah berjuang dengan maksimal dan hasilnya pun diterima dengan lapang dada, karena yang berada di posisi pertama diperkuat atlet pelatnas yang tentu memiliki kualitas.
Diyakini Silo, peluang Kalteng untuk meraih medali emas ada di nomor mix cru 22 putra dan putri baik 1.000 meter, 500 meter dan juga 200 meter.
“Namun kita tetap berjuang dan tidak menutup kemungkinan nomor lain akan memberikan hasil terbaik, mengingat hingga saat ini Kalteng belum mendapatkan medali emas,” tegasnya.
Salah satu atlet dayung Kalteng Poliansyah menambahkan bahwa hasil ini merupakan raihan terbaik, karena dirinya bersama kawan-kawan sudah beruoaya maksimal saat berada dilintasan.
“Mudah-mudahan di nomor yang lain, kita bisa mendapatkan medali yang berbeda. Dirinya bersama atlet lainnya akan berusaha semaksimal mungkin ke depan,” yakinnya.
Dengan meraih medali perunggu ini, dirinya sangat bersyukur dan menyiapkan strategi-strategi yang belum dikeluarkan saat pertandingan itu. Semoga dapat berjalan maksimal nanti.
Ditambahkannya bahwa dari sembilan nomor yang diikuti yaitu 1.000 meter putra/putri, 1.000 meter putra, 1.000 meter putri, 500 meter putra/putri, 500 meter putra, 500 meter putri, 200 meter putra putri, 200 meter putra dan 200 meter putri, baru empat nomor yang dilombakan.
“Semua masih berproses dan target kita memberika hasil terbaik. Semoga anak-anak bisa optimal dan memberikan potensi medali nanti,” tambahnya.
Sementara itu pada nomor TBR putri cru 12 jarak 1.000 meter, Kalteng hanya menempati urutan kelima dan satu tingkat di atas DKI yang berada di urutan terakhir. Posisi pertama diraih Jawa Barat, kedua Sultra, ketiga Papua dan keempat Jatim. Kemudian disusul Kalteng dan DKI Jakarta.
Sementara, untuk nomor TBR 500 meter putra dan putri 12 cru, pedayung Kalteng akan tampil di partai semifinal yang akan digelar hari ini (10/10). Hasil itu diraih setelah pedayung putra berada di urutan 2 dan pedayung putri berada diurutan 4. Sehingga harus tampil dibabak semifinal. Jika lolos maka akan tampil dibabak final.
Terpisah, Ketua Harian KONI Kalteng Christian Sancho usai pengalungan medali dan penghargaan kepada atlet Kalteng saat itu mengatakan, dirinya mengapresiasi perjuangan atlet dayung. Harapannya agar dapat memberikan hasil terbaik untuk Kalteng.
“Kita akan memberikan dukungan dan semoga dapat meraih medali untuk Kalteng nanti, khususnya medali emas yang masih belum diperoleh hingga saat ini. Karena harapannya tinggal dayung, bulutangkis dan catur nomor standar yang masih bertanding saat ini,” tuturnya.
Dari cabang olahraga catur, Kalteng tampil di nomor beregu putra (4 orang), beregu putri (3 orang), perorangan putri (1 orang) dan veteran (1 orang). Hasilnya, pada pertandingan pertama mendapatkan poin 2, pertandingan kedua poin 2, pertandingan ketiga poin 2 dan pertandingan keempat poin 1.
“Hari ini sampai 13 Oktober nanti kembali berjuang di kategori catur standar. Tanggal 11 dan 12 sudah ketahuan medali apa yang akan diperoleh. Mohon dukungan dan Doa semua masyarakat Kalteng,” ungkapnya.(nue/ram)







