IGTKI-PGRI Gelar Pelatihan Stimulasi Senam Otak

oleh
oleh
PELATIHAN : Kepala kepala sekolah dan guru TK mengikuti kegiatan pelatihan senam otak yang diselenggarakan IGTKI-PGRI Kota Palangka Raya.

kaltengonline.com – Sebanyak 173 kepala dan guru taman kanak-kanak (TK) sekota Palangka Raya dari gugus 1 sampai gugus 16 mengikuti pelatihan stimulasi senam otak yang digelar IGTKI-PGRI kota Palangka Raya di atrium Palma, Sabtu, (22/10)

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan kota Jayani SPd dalam sambutannya menyampaikan pelatihan stimulasi senam otak yang digagas IGTKI-PGRI kota ini merupakan momentum yang tepat dalam meningkatkan kemampuan guru dalam meningkatkan kecerdasan otak anak dan dapat membantu serta membimbing anak terutama yang mengalami kesulitan dalam menerima pembelajaran di PAUD.

Masih dalam sambutan yang dibacakan kasi kurikulum dan penilaian pembunaan PAUD & PNF Yunalis SPd MM Plt Kadisdik juga menilai momen tersebut sangatlah penting guna upgrade pengetahuan guru tentang gerakan-gerakan menyenangkan untuk anak melalui senam otak sehingga pertumbuhan dan perkembangan otak anak dapat lebih optimal.

“Jajaran IGTKI-PGRI dan seluruh guru agar terus mau belajar dan menggali ilmu dengan mengikuti kegiatan dan pelatihan sepeti ini untuk meningkatkan kompetensi guru,” pesan Jayani

Sementara itu ketua IGTKI-PGRI Kota Yuleli SPD MM mengatakan pelatihan stimulasi senam otak ini merupakan program IGTKI-PGRI kota Palangka Raya tahun 2022 yang tertunda, diharapkan kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan program-program lainnya.

“Dengan pelatihan ini kita harapkan guru menjadi tahu bagaimana mengajarkan anak-anak agar lebih aktif dan kreatif, selain itu stimulasi senam otakdapat mengoptimalkan pertumbuhan otak anak,” ujar Yuleli

Yuleli menambahkan, kedepannya IGTKI-PGRI Kota akan terus menggelar kegiatan-kegiatan yang telah terprogram untuk meningkatkan kompetensi guru-guru TK

“Dua tahun terakhir, banyak program-program yang sudah kita jadualkan terpaksa tidak dapat dilaksanakan karena pandemi covid 19, setelah ini kita akan laksanakan program-program guna meningkatkan kompetensi guru,” pungkas Yuleli. (hen/s/ko)