Pupus Harapan Kalteng Putra Berlaga di Kompetisi Liga 1

oleh
oleh
Laskar Isen Mulang saat menjamu Persipal Babel United di Stadion Tuah Pahoe, Selasa sore (5/12).

Menurut Eko, ketika pemain Kalteng Putra berdarah, tidak ada tindakan yang diambil wasit. Sejak kehilangan satu pemain karena kartu merah, mental tim Kalteng Putra langsung jatuh.

“Pemain belakang di bagian yang sangat vital dapat kartu merah. Padahal tadi wasit su­dah mencabut kuning, eh ma­lah berubah pikiran, makanya saya bilang dari awal pengen­nya wasit jujur, netral, fairplay, tidak dibantu, tapi ternyata begitu di lapangan malah de­mikian,” tuturnya.

Dengan hasil tersebut, ujar Eko, peluang timnya untuk lo­los 12 besar liga 2 pun tertutup. Namun timnya masih akan berjuang untuk tetap bertahan di Liga 2.

Perwakilan pemain Kalteng Putra, Zakaria juga meng­aku kecewa dengan hasil pertandingan itu. Bahkan pe­nonton dan supporter pun ke­cewa. “Meski mengecewakan, kami akan tetap berjuang di laga berikut,” ucapnya.

Baca Juga:  Listrik Padam, Api Menyala. SMKN 2 Nyaris Terbakar

Di tempat yang sama, Asisten Pelatih Persipal Babel United Andika Pratama men­gaku bersyukur karena timnya bisa lolos ke babak 12 besar, mendampingi PSBS Biak dan Persewar Waropen.

Andika menyebut, sejak awal ia meminta para pemain untuk bermain lepas dan tampil maksi­mal. Hasil pertandingan itu pun mengubur asa Kalteng Putra un­tuk lolos ke babak 12 besar Liga 2.

”Setidaknya iya, karena poin­nya sudah 18, perhitungan tim lain seperti Persipura pun tidak bisa mengejar lagi. Alhamdulil­lah kami bisa lolos ke babak 12 besar mendampingi Biak dan Waropen,” ujarnya. (dan/ce/ala/ko)