MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Malam Grand Final pemilihan Putra- Putri Pariwisata Kabupaten Barito Utara tahun 2026 berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (15/4). Kegiatan ini menjadi ajang puncak bagi para finalis terbaik yang telah melalui serangkaian tahapan seleksi dan pembinaan. Ribuan penonton tampak memadati area gedung. Mereka datang untuk memberikan dukungan kepada para finalis yang berjuang selama bermingguminggu.
Dalam sambutan Bupati Barito Utara yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Drs Muhlis mengatakan bahwa kegiatan pemilihan putra-putri pariwisata ini, tidak hanya dicari sosok yang berpenampilan menarik. Pemerintah daerah ingin menemukan generasi muda yang memiliki wawasan luas, kepribadian baik, serta kemampuan menjadi duta promosi pariwisata daerah.
“Mereka diharapkan mampu menjadi representasi Kabupaten Batara yang membanggakan, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Muhlis.
Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata.
Kepada para finalis, disampaikan ucapan selamat dan harapan agar mereka dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Barito Utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Budparpora) Batara Hj Annisa Cahyawati, menyampaikan bahwa kegiatan itu memiliki tiga tujuan utama.
Antara lain menyediakan wadah bagi generasi muda Barito Utara untuk berkarya dan mengaktualisasikan diri. Memilih mitra pemerintah dalam mempromosikan potensi daerah melalui sektor pariwisata, seni, dan budaya. Serta memilih wakil Barito Utara untuk mengikuti ajang Jagau Nyai tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ajang Jagau Nyai akan dilaksanakan pada Mei 2026 mendatang, bertepatan dengan Festival Budaya Isen Mulang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kalimantan Tengah,” jelas Annisa.
Ia menambahkan bahwa tim juri berasal dari putra-putri daerah Kabupaten Barito Utara yang dinilai memiliki kompetensi mumpuni. Mereka adalah para tokoh masyarakat, pemerhati seni budaya, dan pakar pariwisata yang telah lama berkecimpung di bidangnya. Adapun jumlah peserta sebanyak 21 orang, yang terdiri dari 8 peserta putra dan 13 peserta putri. Mereka telah melalui serangkaian seleksi ketat mulai dari administrasi, wawancara, hingga karantina pembinaan selama tiga hari.
Terpilih Muhammad Ridha Ishfahani Nazhafi, mahasiswa Universitas Mulawarman Kalimantan Timur, sebagai Putra Pariwisata Barito Utara 2026. Sementara itu, gelar Putri Pariwisata jatuh kepada Biangka Sachura Ramadhani, pelajar SMA Negeri 1 Muara Teweh. Keduanya dinilai memiliki kemampuan, wawasan, serta kepribadian unggul dalam mempromosikan potensi daerah.(ren/nue/ko)







