Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif untuk Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh

oleh
oleh
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT secara simbolis memberikan bantuan komplementer bagi pendamping pasien rujukan kepada salah satu pendamping pasien di RSUD Muara Teweh, Rabu (20/5).
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT secara simbolis memberikan bantuan komplementer bagi pendamping pasien rujukan kepada salah satu pendamping pasien di RSUD Muara Teweh, Rabu (20/5).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan komitmennya dalam sektor kesehatan. Dua layanan inovatif yang menyasar para pendamping pasien resmi diluncurkan di RSUD Muara Teweh, Rabu (20/5).

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT sebagai bentuk respons atas berbagai keluhan selama ini yang kerap dialami keluarga pasien, terutama saat menjalani proses rujukan maupun rawat inap.

Layanan pertama adalah Bantuan Komplementer bagi Pendamping Pasien Rujukan. Dalam program ini, setiap pendamping yang ikut merujuk pasien ke luar daerah akan menerima uang tunai sebesar Rp1.500.000.

Dana tersebut bertujuan untuk meringankan biaya transportasi, akomodasi, maupun kebutuhan darurat lainnya. Layanan ini diharapkan mengurangi beban finansial keluarga yang sudah cukup berat karena harus mendampingi pasien dalam kondisi kritis.

Layanan kedua adalah Pemberian Makanan bagi Pendamping Pasien Rawat Inap. Rumah sakit menjamin satu porsi makanan sehat standar gizi setiap harinya untuk penjaga pasien. Per hari ini, tercatat sudah 330.018 porsi makanan tersalurkan.

Bupati Shalahuddin dalam sambutannya memberikan apre siasi setinggi-tingginya kepada jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD Muara Teweh. Beliau menegaskan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab terhadap pasien, tetapi juga terhadap orangorang yang merawat mereka.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah On The Road Diluncurkan di Barito Utara untuk Kendalikan Inflasi Jelang Iduladha

“Inovasi yang diluncurkan hari ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang positif. Kita ingin pelayanan kesehatan di Barito Utara semakin maju, semakin berkualitas, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa program ini bukan sekedar ba tuan makan atau sekedar bantuan tambahan semata, namun juga menekankan simbol empati dan juga kepedulian dan keberpihakan terhadap masyarakat.

“Dengan adanya program seperti ini, diharapkan keluarga pasien dapat merasa lebih te nang, lebih kuat, dan lebih fokus dalam mendampingi proses kesembuhan anggota keluarga,” ujar Bupati.

Sementara itu, Direktur RSUD Muara Teweh dr Hj Wahidah Asurawati, menyampaikan bahwa gagasan ini lahir dari pengalaman lapangan. “Proses rujukan dan rawat inap kerap menimbulkan beban fisik, psikis, maupun finansial bagi pendamping. Kami hadirkan dua layanan ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus implementasi nilai Patient and Family Centered Care (PFCC),” ujarnya.

Dengan hadirnya dua inovasi ini, RSUD Muara Teweh menjadi salah satu rumah sakit di Kalimantan Tengah yang memberikan perhatian khusus kepada pendamping pasien. Pemerintah kabupaten pun berharap program ini bisa direplikasi oleh fasilitas kesehatan lain di daerah. (ren/nue/ko)