Pemkab Kobar Pertahankan Opini WTP ke-12 Berturut-turut atas LKPD 2025

oleh
oleh
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, didampingi Ketua DPRD, Mulyadin (paling kiri) saat menerima LHP dengan opini WTP dari Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng, baru-baru ini.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, didampingi Ketua DPRD, Mulyadin (paling kiri) saat menerima LHP dengan opini WTP dari Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng, baru-baru ini.

PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab Kobar sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.


Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilaksanakan, di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalteng di Palangka Raya, baru-baru ini.


Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah, yang menerima langsung dokumen tersebut menyampaikan, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan BPK RI. Capaian ini menjadi tonggak prestasi yang membanggakan karena merupakan raihan WTP ke-12 kali secara berturut-turut bagi Pemkab Kobar.
“Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata dari kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja luar biasa dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan serta akuntabel,” ujar Nurhidayah.

Baca Juga:  Kotak Amal Rumah Ibadah Jadi Sasaran, Polisi Ungkap Tiga Aksi Pencurian di Kobar


Nurhidayah menegaskan, opini WTP bukanlah tujuan akhir dari pengelolaan anggaran daerah. Esensi utama dari pengelolaan APBD adalah untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat, akselerasi pembangunan daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.


Pemerintah daerah juga mengapresiasi BPK RI Perwakilan Kalteng beserta tim pemeriksa, yang telah memberikan masukan serta rekomendasi konstruktif selama proses audit berlangsung. Segala catatan dalam LHP tersebut, akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Kobar untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.


“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akuntabilitas dan kapasitas SDM pengelola keuangan. Kami juga akan memperkuat sistem pengendalian internal demi terwujudnya pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas,” pungkasnya. (son/ko)