Pemkab Kobar Luncurkan Kartu Kobar Cerdas, 3.000 Peserta Didik Kurang Mampu Jadi Sasaran

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) resmi meluncurkan program Kartu Kobar Cerdas sebagai bentuk komitmen memperkuat layanan pendidikan bagi masyarakat. Program tersebut mulai dijalankan pada tahun ajaran baru 2026 dengan menyasar sekitar 3.000 peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Peluncuran Kartu Kobar Cerdas dipimpin Bupati Kobar Hj. Nurhidayah. Ia mengatakan program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Menurut Nurhidayah, sasaran program diprioritaskan bagi peserta didik yang masuk kategori keluarga desil satu dan desil dua. Pemkab Kobar ingin bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kalau keinginan kami tentu seluruh peserta didik bisa menerima manfaat ini. Namun karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas, kami memprioritaskan keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Melalui Kartu Kobar Cerdas, setiap peserta didik penerima manfaat memperoleh bantuan berupa tabungan senilai Rp250 ribu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah saat memasuki tahun ajaran baru.

Baca Juga:  Dr. Erry Eryansyah Resmi Nahkodai PMI Kobar

Program ini mencakup peserta didik jenjang TK, SD, hingga SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Sementara untuk jenjang SMA, bantuan pendidikan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Nurhidayah menambahkan, program daerah tersebut akan berjalan seiring dengan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sehingga manfaat yang diterima masyarakat dapat semakin maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar Muhammad Alamsyah mengatakan seluruh data penerima telah dipersiapkan agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.

Ia menjelaskan, penyaluran dilakukan bekerja sama dengan Bank BPR. Untuk sekolah yang berada di wilayah terpencil, petugas akan menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah sehingga peserta didik tetap dapat menerima bantuan tanpa terkendala akses.

Alamsyah berharap Kartu Kobar Cerdas menjadi program yang mampu mengurangi beban biaya pendidikan keluarga kurang mampu sekaligus mendorong pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Program ini diharapkan memberi kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk belajar dan meraih prestasi.(bob)