“Atas nama seluruh kepala sekolah, saya mengucapkan selamat kepada para lulusan. Kami bangga melihat perkembangan mereka, baik dari sisi akademik maupun karakter yang telah dibangun selama berada di sekolah,” katanya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Selama bersekolah, para siswa belajar hidup bersama dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang agama dan budaya yang berbeda.
“Mereka belajar tentang toleransi, saling menghormati, dan kasih sayang. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka ke mana pun mereka pergi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan dalam menyukseskan berbagai program sekolah serta menjadi teladan bagi anak-anak mereka.
Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki empati terhadap sesama.
Pada kesempatan yang sama, salah satu perwakilan orang tua siswa, yang merupakan orang tua dari Kevin Liu Perdana dan Sydney Kaila Safia, mengatakan bahwa mendidik bukanlah pekerjaan yang mudah.
“Mendidik berarti bersabar ketika anak-anak kami belum memahami. Mendidik berarti tetap percaya bahwa mereka akan menjadi lebih baik setiap harinya, bahkan ketika mereka melakukan kesalahan. Dan mendidik berarti mampu melihat potensi serta masa depan dalam diri anak-anak kami, bahkan ketika mereka sendiri belum melihatnya,” ujarnya.
Ia menilai apa yang dilakukan para guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian yang turut membentuk peradaban.
“Atas nama seluruh orang tua murid, kami menyampaikan terima kasih yang tulus karena telah membantu membentuk masa depan anak-anak kami,” katanya.
Bagi dirinya, momen kelulusan tahun ini terasa sangat emosional karena kedua anaknya, Kevin Liu Perdana dan Sydney Kaila Safia, turut berdiri di antara para lulusan.
“Sebagai orang tua, hati kami dipenuhi rasa haru dan syukur yang mendalam,” ucapnya.
Ia menambahkan, Sekolah Bina Cita Utama tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, empati, integritas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Nilai-nilai inilah yang akan menjadi kompas kehidupan bagi anak-anak kita di masa depan. Menurut saya, hal tersebut menjadi keistimewaan Sekolah Bina Cita Utama sekaligus faktor pembeda dengan sekolah-sekolah lainnya,” pungkasnya.(bud)







