Satpol PP Barsel Amankan Pria di Desa Pamait

oleh
oleh
Petugas Satpol PP Kabupaten Barsel bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga meresahkan warga di Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Senin (8/6) malam.
Petugas Satpol PP Kabupaten Barsel bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga meresahkan warga di Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Senin (8/6) malam.

Kerap Masuk Rumah Tanpa Busana dan Resahkan Warga

BUNTOK , Kaltengonline.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bergerak cepat merespons aduan masyarakat, terkait gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum). Petugas mengamankan seorang pria bernama Samsul Hadi alias Celeng di Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Senin (8/6) malam.

​Langkah tegas ini diambil menyusul, banyaknya keluhan warga yang merasa resah atas perilaku nyeleneh pria tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, Samsul kerap meminta-minta uang secara paksa, nyelonong masuk ke warung tanpa izin, hingga nekat mendatangi sejumlah rumah penduduk dalam keadaan tanpa busana.

​Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satpol PP yang dipimpin Plt Kepala Satpol PP Barsel, Olliev Frata, segera meluncur ke lokasi. Lewat pendekatan persuasif dan penyisiran di tengah guyuran hujan lebat, petugas akhirnya berhasil mengamankan pria tersebut di salah satu Langgar Desa Pamait pada pukul 21.30 WIB.

​”Setelah diamankan, yang bersangkutan langsung kami bawa ke Polsek Dusun Selatan untuk dikoordinasikan lebih lanjut bersama jajaran kepolisian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Barito Selatan,” ujar Olliev Frata.

Baca Juga:  Dinas PUPR Barsel dan Komisi IV DPRD Kalteng Sinkronkan Program Infrastruktur Daerah

​Dari hasil koordinasi lintas sektor tersebut, disepakati bahwa pria itu harus dikembalikan ke tempat asalnya di wilayah Ampah, agar mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Tanpa membuang waktu, pada Selasa (9/6) dini hari pukul 00.19 WIB, armada Satpol PP langsung mengantarkan dan menyerahkan pria tersebut, kepada pihak keluarganya.

​Olliev menegaskan, pihaknya akan terus merespons secara tanggap setiap aduan terkait gangguan kamtibmas, dengan tetap mengedepankan prosedur penanganan yang humanis.

​“Penanganan ini merupakan wujud nyata respons cepat pemerintah daerah terhadap laporan masyarakat. Kami mengedepankan langkah persuasif dan koordinatif agar situasi di lapangan tetap kondusif, sementara hak-hak yang bersangkutan juga tetap diperhatikan,” jelasnya.

​Ia menambahkan, seluruh rangkaian evakuasi hingga pengantaran ke pihak keluarga berjalan aman dan tertib. Satpol PP turut mengimbau masyarakat, agar tidak ragu melapor kepada pihak berwenang apabila kembali menemukan insiden serupa yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan. (ena/ko)