BUNTOK, Kaltengonline.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai sebagai momentum strategis untuk mempertebal komitmen kebangsaan. Bupati Barito Selatan (Barsel), Eddy Raya Samsuri, mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar membumikan nilai-nilai luhur Pancasila, baik dalam keseharian maupun dalam perumusan kebijakan daerah.
Eddy Raya menegaskan, lompatan kemajuan ekonomi dan teknologi saat ini mutlak harus diimbangi dengan penguatan fondasi moral. Hal ini krusial agar arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar dan beradab. Peran strategis tersebut, kata Bupati, terutama berada di pundak generasi muda.
“Generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan bernapas dalam tindakan nyata. Jangan sampai dasar negara kita ini hanya sekadar menjadi teks hafalan atau tulisan usang di dalam buku sejarah,” tegas Eddy Raya Samsuri.
Di ranah tata kelola pemerintahan, Eddy turut mewanti-wanti jajarannya. Ia menekankan bahwa pemerintah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan setiap produk kebijakan publik selalu berlandaskan asas keadilan sosial dan bermuara pada kepentingan rakyat banyak.
Selain menyoroti birokrasi, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Barsel untuk merawat persatuan dengan menolak tegas infiltrasi paham-paham yang dapat merobek tenun kerukunan antarwarga.
“Kita harus terus melawan dan menutup ruang bagi segala bentuk intoleransi maupun radikalisme yang berpotensi merusak harmonisasi kebangsaan di daerah kita,” imbuhnya.
Melalui momentum peringatan ini, Pemkab Barsel berharap semangat persatuan warganya kian menebal. Dengan begitu, falsafah Pancasila akan terus kokoh menjadi kompas pedoman dalam menghadapi derasnya tantangan pembangunan dan dinamika zaman di masa depan. (ena/ko)







