NANGA BULIK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan capaian pendapatan pajak yang berhasil dihimpun, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) sepanjang tahun 2025.
Apresiasi tersebut diutarakan Sekretaris Daerah (Sekda) Lamandau, M Irwansyah, saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026, di Aula BPKPD setempat, Selasa (23/6). Agenda ini dirangkai dengan Sosialisasi Sistem Pembayaran Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Berbasis Digital, serta Optimalisasi Peningkatan PAD Kabupaten Lamandau.
Ajang strategis ini, turut dihadiri para kepala OPD, camat se-Kabupaten Lamandau, perwakilan dunia usaha, serta jajaran wajib pajak potensial.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, Sekda M Irwansyah membeberkan prestasi gemilang daerah pada ajang Championship P2DD Tahun 2025. Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini sukses menembus peringkat 7 dari 47 kabupaten di wilayah Kalimantan, sekaligus mengunci peringkat 2 se-Kalimantan Tengah dengan raihan nilai 82,6.
“Pencapaian luar biasa ini harus menjadi bahan bakar motivasi bagi kita semua, untuk terus memperluas dan meningkatkan ekosistem digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” ujar Irwansyah.
Sekda menekankan, sistem pembayaran pajak dan retribusi berbasis digital kini makin memanjakan masyarakat lewat berbagai kanal non-tunai. Layanan tersebut mulai dari QRIS, virtual account, e-commerce, hingga mobile banking.
“Digitalisasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi wajib pajak. Di sisi lain, lompatan teknologi ini menjadi instrumen vital dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan modern,” terangnya.
Sebagai wujud terima kasih, Pemkab Lamandau memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) di sektor perkebunan, pertambangan, dan perhutanan yang dinilai patuh memenuhi kewajiban pajak daerah sepanjang tahun 2025.
“Pemerintah daerah berharap kontribusi konkret dari dunia usaha ini terus terjaga dan meningkat. Sinergi ini sangat penting guna menopang percepatan pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Lamandau,” pungkasnya. (lan/ko)







