DPRD Palangka Raya Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian terhadap Kebersihan Lingkungan

oleh
oleh
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan masih menjadi tantangan yang dihadapi berbagai daerah, termasuk Kota Palangka Raya. Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, menga jak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan di lingkungan masing- masing.

Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.

Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar persoalan sampah dapat ditangani secara bersamasama dan berkelanjutan.

“Menjaga kebersihan lingku ngan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan,” katanya, Jumat (26/6).

Ia menilai, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pengelolaan sampah masih menjadi salah satu faktor yang menyebabkan berbagai persoalan lingkungan.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan, menurutnya, tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan dampak yang lebih luas.

Baca Juga:  DPRD Palangka Raya Dorong Puskesmas Menteng Berikan Layanan Kesehatan Prima

Dede menjelaskan, sampah yang dibuang sembarangan berpotensi menyumbat saluran drainase, sehingga meningkatkan risiko terjadinya genangan hingga banjir, terutama saat musim hujan.

Selain itu, tumpukan sampah juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat.

“Ketika masyarakat tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan, dampaknya akan dirasakan bersama. Mulai dari pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga meningkatnya potensi banjir,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkup rumah tangga.

Langkah sederhana seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah secara signifi kan.

“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga. Jika semua pihak memiliki kepedulian yang sama, maka lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih mudah terwujud,” tegasnya.(zia/ans/ko)