Air Sungai Kapuas Mulai Terintrusi Air Asin, Sekda Imbau Warga Hemat Air dan Cegah Karhutla

oleh
oleh
ASN Setda Kapuas saat mengikuti upacara di halaman kantor bupati Kapuas, Senin (27/7).
ASN Setda Kapuas saat mengikuti upacara di halaman kantor bupati Kapuas, Senin (27/7).

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Ancaman musim kemarau mulai dirasakan di Kabupaten Kapuas. Selain debit air yang terus menurun, air asin dari muara mulai mengintrusi aliran Sungai Kapuas sehingga memengaruhi kualitas air yang digunakan masyarakat.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Kapuas mengeluarkan imbauan agar warga menghemat penggunaan air sekaligus tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Dr Usis I Sangkai saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas, Senin (27/7/2026).

Usis mengatakan, memasuki musim kemarau masyarakat harus mulai menggunakan air secara bijaksana. Menurutnya, penurunan debit air yang disertai masuknya air asin dari muara ke Sungai Kapuas berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih bagi warga.

“Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menghemat penggunaan air agar kebutuhan air bersih tetap dapat terpenuhi,” ujar Usis.

Selain persoalan air bersih, Usis juga mengingatkan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Ia menegaskan masyarakat tidak boleh membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu kebakaran yang meluas, menimbulkan kabut asap, merusak lingkungan, serta membahayakan kesehatan.

Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Kapuas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. “Mari kita jaga lingkungan dan keselamatan bersama,” ajaknya.

“Saya meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi teladan dengan aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghematan air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau,” pinta Usis.

Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga ketersediaan air bersih tetap terjaga dan ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini. (art/ko)