KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas tak ingin pasokan air bersih masyarakat terganggu saat musim kemarau. Dua embung penampung air baku dan dua unit mesin pengolahan air disiapkan di kawasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Perumdam Tirta Pambelom, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas.
Rencana tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027. Selain memperkuat cadangan air baku, proyek ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi air bersih Perumdam Tirta Pambelom.
Bupati Kapuas HM. Wiyatno mengatakan, dua mesin baru nantinya mampu mendukung kapasitas pengolahan air hingga 2 x 100 liter per detik. Penambahan tersebut diharapkan membuat pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin optimal.
“Embung yang akan dibangun masing-masing memiliki panjang 100 meter, lebar 50 meter dan kedalaman 3 meter. Selain itu, kita juga akan menambah dua unit mesin untuk pengolahan air,” ujar Wiyatno saat meninjau IPA 2 Perumdam Tirta Pambelom, Jumat (4/9/2026).
Menurut dia, keberadaan embung sangat penting untuk menjaga ketersediaan air baku ketika debit air menurun akibat musim kemarau. Air yang ditampung nantinya menjadi cadangan untuk mendukung keberlangsungan proses pengolahan air bersih.
Dengan demikian, operasional pengolahan air diharapkan tidak mudah terganggu hanya karena perubahan kondisi debit air. Di saat yang sama, tambahan mesin akan memperkuat kemampuan Perumdam dalam mengolah air untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Wiyatno menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Ini untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sekaligus menjaga kesinambungan pasokan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kapuas,” tegasnya.
Dua embung akan dibangun di kawasan IPA 2 dengan ukuran masing-masing panjang 100 meter, lebar 50 meter dan kedalaman 3 meter. Pembangunan embung sekaligus penambahan dua mesin pengolahan air tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada 2027. (art/ko)






