Karhutla Menelan Korban Jiwa

oleh
oleh

Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah memakan korban jiwa. Peristiwa tragis itu dialami Tukijo (86), warga RT 05/RW 01 Desa Sungai Rangit Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang ditemukan meninggal dunia saat berusaha memadamkan api di kebunnya sendiri, Kamis (6/8).

Tukijo yang sehari-hari bekerja sebagai pekebun dikenal masih aktif mengurus lahannya meski usianya telah lanjut. Pada hari kejadian, ia berangkat ke kebun bersama putranya. Namun, setelah beberapa waktu, sang anak pulang ke rumah, sementara Tukijo memilih tetap berada di lokasi.

Menurut keterangan keluarga, sebelum kebakaran membesar korban diduga sempat melakukan aktivitas pembakaran di area kebunnya. Di tengah cuaca panas dan kondisi lahan yang kering, api dengan cepat meluas hingga sulit dikendalikan.

Menyadari kobaran api terus menjalar, Tukijo berupaya memadamkannya seorang diri. Tanpa diketahui keluarga, ia berjuang menghadapi api dan kepulan asap tebal yang semakin mengepung area kebun.

Diduga karena terlalu banyak menghirup asap, kondisi korban mulai melemah. Lansia itu diperkirakan kehilangan tenaga, lalu tidak sadarkan diri sebelum akhirnya meninggal di lokasi kejadian.

Keluarga yang mengetahui kebakaran kemudian bergegas mencari keberadaan Tukijo. Pencarian tersebut berakhir pilu ketika korban ditemukan tergeletak di area kebun yang telah dilalap api.

Saat ditemukan, Tukijo sudah tidak bernyawa. Tubuhnya dilaporkan menghitam akibat paparan panas dan kobaran api yang melanda lokasi kebun.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk menjalani visum. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Pangkalan Lada AKP Suharto Sudarno membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan meninggal dunia saat proses pemadaman kebakaran lahan berlangsung.

“Untuk penyebab meninggalnya korban masih dalam identifikasi dari tim identifikasi Polres Kobar,” ujar Suharto.(bob)