Pendampingan lanjutan diharapkan membuat keterampilan yang diperoleh masyarakat tidak berhenti pada kegiatan pelatihan.
Melalui program tersebut, budidaya jamur tiram di Tahai Jaya diharapkan dapat terus dikembangkan. Pemanfaatan sekam padi juga menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi pertanian lokal.
Selain menghasilkan jamur tiram, masyarakat juga diperkenalkan dengan pengolahan sisa budidaya menjadi kompos, biochar, dan asap cair.
Sinergi antara dosen, mahasiswa KKN, Gapoktan Sido Mukti, TPKK, Pemerintah Desa Tahai Jaya, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam program pemberdayaan tersebut.
Dengan kolaborasi tersebut, pemanfaatan sekam padi dan budidaya jamur tiram diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung kegiatan pertanian yang lebih berkelanjutan.







