KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kapuas terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas kini fokus memastikan penetapan lokasi lahan segera tuntas agar tahapan pembangunan bisa bergerak ke tahap berikutnya.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan pembangunan Sekolah Rakyat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I Sangkai di Ruang Rapat Sekda, Kamis (27/8).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Karolinae mengatakan, kepastian lokasi menjadi bagian penting dalam proses perencanaan. Sebab, dokumen penetapan lokasi dari kementerian menjadi dasar untuk melanjutkan berbagai tahapan teknis, mulai penyusunan Detail Engineering Design (DED), analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), hingga studi kelayakan.
“Kalau tidak ada SK dari kementerian untuk penentuan lokasi lahan, maka AMDAL dan tahapan lainnya tidak bisa dilakukan,” ujarnya.
Karolinae berharap proses penetapan lokasi dapat segera diselesaikan. Menurut dia, kesiapan dokumen dan berbagai persyaratan teknis harus tetap dijaga agar tidak menghambat rencana pembangunan.
“Kalau memang sudah siap, apa pun bentuknya, jangan dihapus. Itu menunjukkan pemerintah memang serius untuk pembangunan,” tegasnya.
Selain kepastian lokasi, rapat juga membahas kesiapan lahan. Jika luasan lahan telah disepakati, Pemkab Kapuas perlu menunjukkan komitmen melalui berbagai pekerjaan pendukung, seperti pematangan lahan, pemadatan, penyediaan peralatan, hingga pekerjaan umum lainnya.
Namun, kebutuhan anggaran untuk pekerjaan tersebut belum tersedia secara khusus pada Dinas Pekerjaan Umum. Karena itu, diperlukan koordinasi lebih lanjut untuk menentukan skema dukungan pembiayaan dan pembagian tanggung jawab antarinstansi.
Sekda Kapuas Usis I Sangkai menambahkan, Pemkab Kapuas akan memperkuat koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) maupun instansi teknis di tingkat provinsi. Sinergi lintas kewenangan dinilai penting mengingat pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur.
“Sebelumnya, upaya percepatan terkait perizinan dan penetapan lokasi juga telah dilakukan, termasuk melalui koordinasi langsung dengan pemerintah pusat,” kata Usis.
Menurutnya, berbagai kendala yang muncul perlu segera dipetakan sehingga pemerintah daerah dapat menentukan langkah lanjutan, terutama terkait kesiapan serta pematangan lahan.
Rapat tersebut sekaligus menegaskan perlunya kesepakatan mengenai luasan lahan, kesiapan anggaran, serta pembagian komitmen antarinstansi. Dengan begitu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kapuas diharapkan dapat dipersiapkan secara matang dan berjalan sesuai ketentuan.
Rapat turut dihadiri Asisten I Sekda Kapuas Romulus, Kepala BKAD Kapuas Hj Marlina K, Kepala Dinas Sosial Karolinae, Kepala Dinas Perhubungan Teras, Camat Basarang Harun Rasid, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Erlina, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (art/ko)







