MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT, didampingi Wakil Bupati, Felix Soenadie Y Tingan AMd melaksanakan kunjungan kerja, sekaligus silaturahmi dengan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kecamatan Lahei Barat, Selasa (8/9).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Serbaguna Kecamatan Lahei Barat ini, turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Muhlis, para asisten, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kunjungan ini, menjadi agenda strategis kepala daerah guna memastikan program fisik berjalan selaras dengan visi-misi daerah, sekaligus menyerap langsung berbagai persoalan riil di tingkat kecamatan dan desa.
Dalam forum tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lahei Barat, Helen Perdana, memaparkan sejumlah kebutuhan mendesak di wilayahnya. Pada sektor infrastruktur air bersih, warga di desa saat ini masih mengandalkan sumur bor yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Sementara itu, pembukaan akses jalan baru menuju Desa Karamuan yang telah terealisasi sepanjang 120 meter, diharapkan dapat terus dilanjutkan pengerjaannya.
Terkait kelistrikan, jaringan listrik dari Desa Karamuan hingga Loe Hilir kini sudah beroperasi dan dinikmati warga selama 24 jam penuh. Adapun jaringan telekomunikasi dinilai sudah cukup stabil, meski terkadang masih rentan mengalami gangguan manakala terjadi pemadaman listrik.
Dari sektor kesehatan, pihak kecamatan mengusulkan relokasi bangunan Puskesmas Lahei Barat. Pasalnya, lokasi puskesmas saat ini dinilai rawan dan kerap menjadi titik pertama yang terendam banjir. Sebagai solusi kedaruratan medis, diusulkan pula pengadaan ambulans air guna mengevakuasi pasien melalui jalur sungai, khususnya saat banjir melumpuhkan akses darat menuju Desa Ninga Hilir. Selain itu, dilaporkan pula adanya kekosongan dua jabatan strategis di pemerintahan kecamatan, yakni kepala Seksi PMD dan Kepala Seksi Trantib.
Usai merampungkan audiensi, Shalahuddin beserta rombongan langsung bergerak ke lapangan meninjau progres pembangunan Jembatan Lahei, serta infrastruktur penghubung antara Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.
Bupati menilai, sejumlah program prioritas daerah, termasuk program andalan Gaspol 11-12, telah berjalan cukup baik. Kendati demikian, ia tetap menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus melakukan percepatan dan penyempurnaan, khususnya di sektor infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, serta kesehatan.
Dalam arahannya, Shalahuddin menekankan, pentingnya peran aktif aparatur kecamatan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus senantiasa tanggap dan hadir di tengah kesulitan warganya.
“Kami turun ke lapangan untuk melihat langsung apa yang menjadi permasalahan di setiap desa dan kecamatan. Kita ingin di setiap kesusahan masyarakat, pemerintah wajib hadir dan memberikan solusi,” tegas Shalahuddin.
Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Bupati mewanti-wanti seluruh kepala OPD dan Sekda, agar senantiasa menyatukan persepsi dan pola pikir. Melalui sinergi lintas sektoral yang solid, akselerasi pencapaian target pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan diyakini dapat terwujud secara optimal. (ren/ko)






