PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com — Pengendara yang melintas di Bundaran Simpang Tembalu, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat, 25 September 2026, tiba-tiba dihentikan personel Satgas Karhutla Lanud Iskandar. Bukan untuk pemeriksaan, petugas justru menyerahkan masker dan paket makanan.
Aksi itu dilakukan saat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah Kotawaringin Barat. Personel satgas turun langsung ke sisi jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi tersebut.
Pembagian masker dan makanan merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah Satgas Karhutla Lanud Iskandar. Kegiatan itu melibatkan perwakilan PIA Ardhya Garini Cabang 21/D.I Lanud Iskandar, di antaranya Ibu Lutfi Agung dan Ibu Fitria Budi.
Masker diberikan sebagai upaya membantu warga mengurangi paparan asap dan debu. Setelah menerima masker dan makanan, para pengendara kembali melanjutkan perjalanan.
Retno, warga Pasir Panjang, termasuk yang menerima masker dari personel satgas. Ia mengatakan sempat merasa heran ketika melihat sejumlah pengendara dihentikan petugas di tengah perjalanan.
Menurut Retno, kekhawatiran itu berubah menjadi rasa senang setelah mengetahui petugas datang untuk membagikan masker dan makanan. Baginya, masker tersebut berguna karena warga masih harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi asap karhutla.
Komandan Lanud (Danlanud) Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian Lanud Iskandar kepada masyarakat. Kehadiran personel, kata dia, tidak hanya dalam menjalankan tugas penanganan karhutla, tetapi juga membantu warga menghadapi dampaknya.
Nugroho mengatakan pembagian masker menjadi salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap. Personel juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama karhutla masih berlangsung.
Kegiatan tersebut dilakukan di sela tugas Satgas Karhutla Lanud Iskandar di lapangan. Setelah membagikan masker dan makanan, personel kembali melanjutkan tugas penanganan karhutla, termasuk pemadaman dan pendinginan di lokasi yang masih membutuhkan penanganan.
Di tengah situasi karhutla yang belum sepenuhnya berakhir, kegiatan Jumat Berkah menjadi bentuk kehadiran personel Lanud Iskandar di tengah masyarakat. Bantuan berupa masker dan makanan diberikan langsung kepada warga yang ditemui di sepanjang aktivitas mereka. (ko)






