Bupati Shalahuddin Sidak Renovasi RSUD Muara Teweh

oleh
oleh
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT (dua dari kanan) bersama Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan AMd, danSekda , Drs Muhlis melakukan inspeksi mendadak guna memantau progres renovasi RSUD Muara Teweh, Selasa (15/9).
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT (dua dari kanan) bersama Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan AMd, danSekda , Drs Muhlis melakukan inspeksi mendadak guna memantau progres renovasi RSUD Muara Teweh, Selasa (15/9).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara yang dipimpin Bupati H Shalahuddin ST MT, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Selasa (15/9). Peninjauan tak terjadwal ini, dilakukan guna mengawal ketat progres fisik perombakan fasilitas kesehatan kebanggaan warga setempat.

Dalam lawatan strategis tersebut, bupati turut didampingi oleh Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan AMd, beserta Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis. Rombongan eksekutif ini, menelusuri secara detail sejumlah area proyek, memeriksa tahapan konstruksi, serta membedah paparan teknis langsung dari pihak pengembang di lapangan.

Langkah taktis ini, merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan laju pembangunan berjalan sesuai rancangan awal. Bupati secara khusus ingin memetakan kondisi riil proyek, guna mengantisipasi sedini mungkin berbagai kendala teknis yang berpotensi menghambat penyelesaian pekerjaan.

“Renovasi RSUD Muara Teweh ini mutlak harus kita kawal bersama. Saya menginstruksikan agar seluruh pekerjaan diselesaikan tepat waktu dan kualitas bangunannya benar-benar dijaga, sehingga fasilitas ini bisa segera memberikan manfaat bagi masyarakat Barito Utara,” tegas Shalahuddin di lokasi proyek.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Barito Utara ini mengingatkan, proyek rumah sakit bukanlah sekadar rutinitas pembangunan gedung. Menurutnya, proyek ini adalah wujud nyata investasi jangka panjang pemerintah di sektor pelayanan dasar medis. Oleh karena itu, ia mendesak pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga manajemen rumah sakit untuk berkolaborasi serius agar target penyelesaian tidak meleset.

Senada dengan instruksi tersebut, Wakil Bupati Felix Sonadie dan Sekda Muhlis turut mewanti-wanti, pentingnya fungsi pengawasan berlapis yang harus dilakukan secara berkala. Keduanya menekankan, apabila ditemukan sumbatan teknis sekecil apa pun di lapangan, persoalan tersebut harus segera dikoordinasikan untuk dieksekusi tanpa harus menunggu hingga memicu keterlambatan.

Melalui pengawasan melekat ini, Pemkab Barito Utara menaruh harapan besar agar wajah baru RSUD Muara Teweh dapat diresmikan sesuai jadwal. Tuntasnya proyek fisik ini, diproyeksikan mampu mendongkrak mutu pelayanan medis secara signifikan sekaligus memberikan jaminan kesehatan yang lebih prima bagi seluruh lapisan masyarakat. (ren/ko)