MUARA TEWEH, kaltengonline.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara melatih 30 guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat SMP dan SMA sederajat untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Pelatihan softskill tahun 2026 ini bertujuan membekali guru dengan kemampuan membangun ketahanan diri remaja, mulai dari pengendalian diri, komunikasi efektif, kepemimpinan, hingga pengambilan keputusan dan menghadapi tekanan teman sebaya.
Dalam kegiatan tersebut, Yan Taba, S.E., M.Si., dari BNNP Kalimantan Tengah menyampaikan materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Materi ini menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba.
Narasumber lainnya, Dra. Nina Ahmayanti, membawakan materi tentang ketahanan diri remaja terhadap penyalahgunaan narkoba, termasuk regulasi diri, sikap asertif, dan kemampuan menghadapi tantangan. Sementara itu, Arief Rachmani, S.Hut., M.A.P., memberikan materi keterampilan komunikasi dan pengembangan softskill bagi remaja.
Melalui pelatihan ini, para guru BK diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada siswa di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pelajar memiliki bekal untuk mengendalikan diri, membangun komunikasi positif, mengambil keputusan yang tepat, serta berani menolak ajakan menggunakan narkoba.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan P4GN di lingkungan pendidikan. Kolaborasi BNNP Kalimantan Tengah dan Pemkab Barito Utara diharapkan mampu membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(bud)






