KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dalam menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Rabu (14/10).
Menurut Yetty, respons cepat pemerintah daerah merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Terlebih, kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu warga yang tertimpa musibah. Kehadiran pemerintah sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” ujar Yetty.
Politikus perempuan ini menilai, penanganan pascakebakaran membutuhkan perhatian bersama. Tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga dukungan moral agar para korban dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.
Dia berharap kepedulian pemerintah daerah tersebut dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.
“Yang terpenting, masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan untuk membantu mereka bangkit kembali,” katanya.
Yetty juga menyampaikan rasa prihatin dan simpati mendalam kepada seluruh korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat peristiwa tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga seluruh korban diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Yetty berharap bantuan yang telah disalurkan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat berarti dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Kami berharap para korban tetap tabah dan memiliki semangat untuk menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya. (art/ko)






