MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Utara, menuntut kewaspadaan ekstra. Meski kualitas udara tengah memburuk akibat polusi pekat, menjaga kebugaran fisik demi mempertahankan imunitas tubuh harus tetap menjadi prioritas utama.
Hal tersebut ditekankan oleh Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, Hj Henny Rosgiaty Rusli SP MM. Ia mengajak, seluruh lapisan masyarakat dan pegiat olahraga agar tidak menjadikan pekatnya kabut asap sebagai alasan untuk berhenti menerapkan pola hidup sehat.
Menurutnya, aktivitas fisik tetap wajib dilakukan agar daya tahan tubuh tidak mudah terserang penyakit, namun metodenya harus disesuaikan dengan situasi darurat saat ini. Masyarakat diimbau untuk membatasi olahraga di ruang terbuka, seperti berlari atau bersepeda di jalanan, dan beralih ke area tertutup yang lebih steril dari paparan polusi.
“Kesehatan dan kebugaran tubuh harus tetap dijaga agar imun kita kuat menghadapi cuaca dan polusi saat ini. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga, tetapi sangat disarankan di dalam ruangan agar aman dari paparan langsung kabut asap,” ujar Henny di Muara Teweh, Senin (26/10).
Tokoh perempuan ini menjelaskan, ada banyak alternatif latihan fisik di dalam ruangan yang tak kalah efektif membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung tanpa harus menghirup udara tercemar.
Masyarakat bisa memanfaatkan pusat kebugaran, bersirkulasi udara bersih, atau sekadar menggunakan ruang keluarga untuk senam ringan, peregangan, yoga, hingga latihan beban mandiri dengan peralatan seadanya.
“Jangan jadikan kabut asap sebagai dalih untuk bermalas-malasan. Tetaplah bergerak dan berolahraga dengan cara yang aman di dalam rumah. Mari kita jaga kesehatan diri serta keluarga bersama-sama dengan disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat,” pungkasnya. (bn/ko)






