PJJ Berakhir, Siswa Barsel Kembali Belajar Tatap Muka 2 November

oleh
oleh
Kadisdik Barsel, Dr Manat Simanjuntak, mendorong digitalisasi pembelajaran sejak usia dini.
Kadisdik Barsel, Dr Manat Simanjuntak, mendorong digitalisasi pembelajaran sejak usia dini.

BUNTOK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kembali mengambil langkah untuk memulihkan aktivitas pendidikan setelah kondisi kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan perkembangan yang lebih baik.

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri, melalui Surat Edaran Nomor 1970/DISDIK/X/2026 tertanggal 30 Oktober 2026, menetapkan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran pada jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di wilayah Kabupaten Barito Selatan kembali dilaksanakan secara tatap muka mulai 2 November 2026.

“Tidak hanya kegiatan belajar mengajar, aktivitas kedinasan guru dan tenaga kependidikan juga kembali mengikuti ketentuan normal. Pengaturan jam kerja, jadwal, dan lokasi presensi kehadiran kembali dilaksanakan seperti biasa, dengan pengaturan lebih lanjut oleh Kepala Dinas Pendidikan,” kata Kadisdik Barsel Dr Manat Simanjuntak.

Menurutnya, keputusan Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri, tersebut diambil setelah mempertimbangkan perkembangan kualitas udara sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Belajar Dari Rumah (BDR).

Salah satu dasar pertimbangannya adalah hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Stasiun Kabupaten Barsel, Sanggu, pada 29 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB. Saat itu, angka ISPU tercatat 90 atau masuk kategori sedang.Manat berharap, dimulainya kembali PTM menjadi momentum pemulihan dunia pendidikan di Barsel.

“Dengan demikian, para siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran secara langsung, berinteraksi dengan guru dan teman sebaya, serta mengejar ketertinggalan selama penerapan pembelajaran dari rumah. Pemulihan aktivitas pendidikan bukan sekadar mengembalikan siswa ke sekolah, tetapi juga memastikan lingkungan belajar tetap aman dan kesehatan seluruh warga sekolah terlindungi,” katanya. (ena/ko)