BPBD Barsel Pastikan Nihil Hotspot, Kualitas Udara Berangsur Membaik

oleh
oleh
Agus Yulius ST MT
Agus Yulius ST MT

BUNTOK, Kaltengonline.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dalam dua hari terakhir, membawa perubahan yang sangat signifikan. Curah hujan tersebut sukses memadamkan sejumlah titik api, sekaligus menurunkan tingkat pencemaran udara secara drastis. Kondisi ini menjadi angin segar, bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan harus terkepung dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barsel, Agus Yulius ST MT, membenarkan membaiknya kondisi tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan intensif di lapangan, wilayah Barsel dipastikan bersih dari kemunculan titik api.

“Sudah tiga hari ini, titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Barito Selatan terpantau nihil,” tegas Agus, Minggu (1/11). Seiring dengan padamnya titik api, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang sebelumnya, hampir setiap hari bertengger di kategori berbahaya, kini berangsur turun.

“Sudah hampir tiga bulan ini ISPU kita di Barsel selalu berada pada level berbahaya atau jauh melebihi ambang batas maksimal. Namun, berkat hujan dalam dua hari ini, ISPU mengalami penurunan drastis, meskipun posisinya masih berada pada level tidak sehat,” paparnya.

Meski kondisi mulai kondusif, jajaran BPBD Barsel menolak untuk mengendurkan kewaspadaan. Patroli rutin terus disiagakan, terutama di kawasan rawan karhutla dan lahan bekas terbakar.

“Nihilnya hotspot bukan berarti ancaman karhutla telah sepenuhnya berakhir. Pengawasan di lapangan dan peran aktif masyarakat tetap mutlak diperlukan agar situasi tidak kembali memburuk,” ingatnya.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, BPBD kembali mengimbau warga agar menghentikan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, serta menghindari berbagai aktivitas ceroboh yang berpotensi memicu kembali terjadinya kebakaran hutan. (ena/ko)