KASONGAN, kaltengonline.com – Anggota DPRD Kabupaten Katingan Yudea, mengajak seluruh masyarakat Katingan untuk menjaga kebersamaan. Tak hanya itu dia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan beragama di tengah masyarakat. Hal ini disampaikannya Yudea menanggapi kegiatan Doa Kebangsaan yang dihadiri berbagai tokoh agama, adat, dan masyarakat, Selasa (9/9).
Menurut Yudea, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Katingan adalah rumah bagi semua golongan. Dimana perbedaan justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Terkait forum tersebut, Yudea menyoroti bagaimana kehadiran beragam tokoh dalam satu acara menunjukkan bahwa masyarakat Katingan mampu hidup berdampingan secara damai.
Dia menambahkan, acara seperti itu adalah momentum yang tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya memupuk toleransi, terutama di kalangan generasi muda. “Saya menilai peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menyebarkan pesan damai dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak kerukunan,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut Yudea menyoroti peran strategis pemuda dalam menjaga iklim damai di Katingan. Dia menyebut, pemuda sebagai agen perubahan yang harus proaktif menyebarkan nilai-nilai positif. “Acara itu dihadiri oleh banyak perwakilan pemuda. Ini menunjukkan bahwa semangat persatuan lintas generasi di Katingan sangat kuat,” ujarnya, seraya berharap para pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam melawan perpecahan, dan menyebarkan pesan kedamaian melalui berbagai platform.
Selain itu wakil rakyat dari Dapil II Katingan ini menekankan, keberagaman di Katingan merupakan kekayaan yang tak ternilai. Yudea mengajak seluruh masyarakat untuk bangga dengan keberagaman tersebut. “Mari kita jadikan Doa Kebangsaan ini sebagai pengingat bahwa di balik perbedaan, kita semua adalah satu keluarga besar Katingan yang memiliki tujuan sama, yaitu mewujudkan daerah yang damai dan sejahtera,” pungkasnya.(eri)







