Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah menegaskan pentingnya membuka cakrawala baru bagi sumber daya manusia daerah agar mampu bersaing di pasar kerja internasional. Menurutnya, kesiapan mental, keterampilan, dan keberanian mengambil peluang global menjadi kunci agar masyarakat Kobar tidak tertinggal di tengah perubahan dunia kerja.
Nurhidayah menilai, selama ini potensi generasi muda Kobar belum sepenuhnya terhubung dengan peluang kerja luar negeri yang menjanjikan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menyelaraskan program pendidikan dan pelatihan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan global, Selasa (3/2).
Sejalan dengan itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan bahwa arah kebijakan nasional kini menempatkan pekerja migran sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Mukhtarudin menjelaskan, pemerintah tidak lagi berorientasi pada penempatan tenaga kerja semata, melainkan menyiapkan pekerja migran terampil melalui pendidikan vokasi, sertifikasi, dan penguatan perlindungan hukum sejak dari daerah asal.
Menurut Mukhtarudin, peluang kerja di luar negeri masih terbuka luas, terutama di sektor kesehatan, jasa, dan hospitality, yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga pekerja dan daerah melalui aliran remitansi.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi fondasi utama agar penempatan pekerja migran berjalan aman, terencana, dan memberi nilai tambah jangka panjang bagi pembangunan daerah.
Mukhtarudin menegaskan kesiapan Kementerian P2MI untuk mendampingi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam merancang kebijakan dan program konkret, agar putra-putri daerah mampu tampil sebagai pekerja migran profesional di kancah global.(bob)







