Harus Bersinergi agar Indonesia Bisa Maju

oleh
Wakil Bupati Felix saat menyampaikan amanat Mentri Agama Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Sabtu (3/1).
Wakil Bupati Felix saat menyampaikan amanat Mentri Agama Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Sabtu (3/1).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia secara khidmat di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Sabtu (3/1).

Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran DPRD, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Soenadi Y. Tingan, A.Md., bertindak selaku Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Dalam amanat tersebut, disampaikan tema besar HAB ke-80, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.

Menteri Agama menegaskan bahwa kerukunan memiliki makna strategis bagi kemajuan bangsa. Kerukunan tidak sekadar dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan menjadi energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif.

“Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, tetapi merupakan energi kebangsaan yang mampu merajut perbedaan menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan bangsa,” ujar Felix saat membacakan sambutan.

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya semangat Kemenag Berdampak melalui percepatan transformasi digital dan penguatan pemberdayaan ekonomi umat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), seluruh ASN dituntut untuk adaptif dan inovatif tanpa mengesampingkan nilai-nilai etika dan kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas.

Baca Juga:  Dana Rp3 Miliar Adalah Amanah Besar

Momentum peringatan HAB ke-80 ini turut dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada ASN berprestasi. Sejumlah pegawai menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas pengabdian. Selain itu, sinergi lintas sektor ditunjukkan melalui penyerahan hibah kendaraan operasional kepada unsur TNI dan Polri guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.

Pada bagian akhir rangkaian acara, dilakukan pelepasan kontingen marching band dari MTsN dan MIN Kabupaten Barito Utara yang akan mengikuti ajang kompetisi di Palangka Raya. Pelepasan secara resmi oleh Wakil Bupati tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan bakat dan prestasi peserta didik madrasah.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama ini tidak hanya menjadi refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kemenag, tetapi juga momentum untuk terus memperkuat pelayanan publik yang adaptif dan sinergis. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama diharapkan semakin solid dalam mewujudkan kerukunan umat serta kemajuan bangsa sesuai dengan tema yang diusung. (ren/ko)