KASONGAN, Kaltengonline.com – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan betul oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan untuk mempererat simpul silaturahmi dengan masyarakat. Pada momentum ini Bupati Katingan Saiful mengajak warga untuk merawat kedamaian di Kabupaten Katingan. Hal ini disampaikannya ketika safari ramadan di Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah, yang dilaksanakan di Masjid Ash-Sholihin, Senin (2/3).
Dalam kegiatan safari ramadan ini, Pemkab Katingan juga menyerahkan tali asih kepada warga dan pengurus masjid. Bantuan tersebut menjadi simbol dukungan pemkab terhadap pengelolaan rumah ibadah dan kesejahteraan warga sekitar.
Dimomentum ini Bupati Saiful membawa pesan reflektif yang menyentuh nurani jemaah. Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak berhenti bersyukur atas nikmat keamanan yang menyelimuti Bumi Katingan dan Kalimantan Tengah secara luas. “Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena ditempatkan di daerah yang aman dan damai. Sementara saudara-saudara kita di belahan dunia lain, seperti di Palestina dan wilayah konflik Timur Tengah, harus bertarung hebat hanya demi menyelamatkan nyawa,” ujar Saiful dengan nada bergetar.
Menurutnya, menjaga kerukunan adalah bentuk syukur yang paling konkret. Dia menekankan bahwa keberkahan sebuah daerah berbanding lurus dengan tingkat keimanan penduduknya. Mengutip firman Allah SWT, Saiful mengingatkan jika suatu negeri beriman dan bertakwa, niscaya pintu keberkahan dari langit dan bumi akan dibuka lebar-lebar. “Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tapi juga menjaga lisan dan perbuatan. Jangan sampai ibadah kita hanya menggugurkan kewajiban tanpa membawa perubahan karakter,” tegasnya.
Dia pun mengutip pesan Rasulullah SAW tentang fenomena orang berpuasa yang hanya mendapatkan rasa haus karena gagal menjaga perilaku. Karena itu, sisa hari di bulan suci ini harus dimaksimalkan untuk memperbaiki kualitas ibadah. Di sela sambutannya, Saiful juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga Desa Samba Bakumpai. Pasalnya, rencana kunjungan sebelumnya sempat tertunda beberapa kali akibat padatnya agenda kedinasan.
“Kedatangan kami hari ini adalah untuk menyambung silaturahmi yang sempat tertunda. Kami ingin melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebersamaan dan kerukunan di tingkat bawah tetap terjaga dengan baik,” imbuhnya.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada pengurus Masjid Ash-Sholihin serta tokoh masyarakat setempat yang berhasil menjaga suasana kondusif. Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Kabupaten Katingan senantiasa dalam lindungan menjadi daerah yang rukun, damai, dan penuh keberkahan. (eri/ko)







