Ketua DPRD Bartim Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Sinkronisasi Kebijakan

oleh
oleh

TAMIANG LAYANG, kaltengonline.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Akademi Militer (Akmil) Magelang, pada 15–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah sekaligus menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.

KPPD diikuti para Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Forum ini dirancang sebagai wadah konsolidasi nasional untuk merespons dinamika global yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam pembangunan nasional.

Keikutsertaan Nursulistio merupakan tindak lanjut dari undangan Kementerian Dalam Negeri. Sebelum mengikuti kegiatan inti di Magelang, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani agenda koordinasi di Jakarta pada 12 April 2026 sebagai bagian dari rangkaian persiapan.

Selama pelaksanaan KPPD, para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber, mulai dari purnawirawan TNI, akademisi, hingga jajaran menteri. Materi yang disampaikan mencakup penguatan ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, serta sinkronisasi program prioritas pemerintah pusat dengan kebutuhan daerah.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan global,” ujar Nursulistio via WhatsApp, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, forum tersebut dapat menjadi ruang strategis bagi daerah untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan sekaligus memperoleh respons langsung dari pemerintah pusat, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

Sepulang dari kegiatan, Nursulistio menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan hasil pembekalan di Kabupaten Barito Timur, khususnya dalam memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif.

“Kami siap mendukung program nasional dengan menyesuaikannya pada kebutuhan daerah serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi potensi daerah menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Barito Timur secara berkelanjutan.(hen)