UPR Wisuda 810 Lulusan, Rektor Tekankan Peran Kampus dalam Mendukung Asta Cita

oleh
oleh

Palangka Raya, kaltengonline.com – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menyelenggarakan Wisuda Periode Juni 2026. Pada pelaksanaan wisuda ketiga tahun ini, UPR berhasil meluluskan sebanyak 810 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari delapan fakultas serta Program Pascasarjana.

Wisuda merupakan prosesi akademik resmi untuk mengukuhkan kelulusan mahasiswa, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan selama menempuh pendidikan. Momen ini juga menandai langkah awal para lulusan untuk memasuki dunia kerja, pengabdian kepada masyarakat, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor UPR menegaskan bahwa di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat, perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, kampus harus berperan sebagai pusat transformasi sosial, penggerak inovasi, serta motor penguatan daya saing bangsa.

Menurutnya, Asta Cita Presiden Republik Indonesia menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat relevansi dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Fokus Asta Cita pada pembangunan sumber daya manusia unggul, hilirisasi industri, ketahanan pangan dan energi, pembangunan daerah, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Baca Juga:  Hantam Truk Putar Arah, Pemuda di Pangkalan Bun Tewas di TKP

Selain mencetak lulusan berkualitas, perguruan tinggi juga harus menjadi pusat riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional, tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata.

Sebagai perguruan tinggi yang berada di jantung Kalimantan, UPR memiliki peran strategis dalam pengembangan riset di bidang kehutanan tropis, pangan, kesehatan, energi terbarukan, lingkungan gambut, serta pembangunan berbasis kearifan lokal. Pengabdian kepada masyarakat pun harus diwujudkan melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kampus tidak boleh menjadi menara gading, melainkan harus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan daerah,” tegas Rektor.

UPR, lanjutnya, akan terus berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi, serta mendorong inovasi guna menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar menjadi generasi yang kritis, berintegritas, dan mampu menghadirkan solusi bagi bangsa.

Pada pelaksanaan wisuda periode Juni 2026 ini, turut hadir perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, serta Ketua Ikatan Alumni Universitas Palangka Raya yang turut menyampaikan kesan, pesan, dan motivasi kepada para wisudawan. (bud)