Subandi: Media Mitra Strategis Pembangunan dan Evaluasi Pelayanan Publik

oleh
oleh
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Kritik dan masukan yang disampaikan melalui media massa tidak semestinya dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai cermin untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, saat mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan diskusi Pemerintah Kota Palangka Raya bersama insan pers.

Menurutnya, forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan para jurnalis bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk membangun kesamaan persepsi dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan pers yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Subandi, Sabtu (13/6).

Ia menegaskan, media memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.

Selain menyampaikan berbagai program pemerintah kepada publik, media juga menjadi penghubung antara suara masyarakat dengan para pengambil kebijakan.

Ia mengatakan, insan pers berada di garis terdepan dalam menangkap berbagai dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, DPRD Palangka Raya Minta Warga Tetap Waspada

Karena itu, berbagai kritik, saran, hingga masukan yang disampaikan melalui pemberitaan perlu dipandang sebagai bentuk kepedulian untuk perbaikan bersama.

“Media memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Masukan dan kritik yang disampaikan melalui media tentu dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Subandi juga menyampaikan, keterbukaan pemerintah untuk berdialog dengan media mencerminkan komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia berharap pola komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada momentum peringatan hari jadi daerah semata, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul dapat didiskusikan bersama untuk mencari jalan keluar terbaik.

“Komunikasi yang baik harus terus dibangun. Dengan adanya diskusi seperti ini, berbagai persoalan maupun usulan pembangunan dapat dibahas bersama, sehingga menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(zia/ans/ko)